June 23, 2015

Apa itu E-Book? Bagaimana Cara Membuat E-Book



Mau Lihat Cara Penulisan Ebook? 



Apa itu E-Book? Bagaimana Cara Membuat E-Book

Apa itu E-Book.?    E-Book adalah singkatan dari Elektronik book,yaitu buku digital yang tersimpan dalam bentuk aplikasi elektronik, sehingga bisa dibuka dikomputer. Adapun bentuknya bisa berbentuk file pdf, word, html, txt dll. Tetapi yang terkenal biasanya e-book berbentuk file pdf yang dapat dibaca dengan program seperti acrobat reader yang dapat di download sebelumnya secara gratis. Ebook sering juga dikatakan sebegai buku elektronik. Buku elektronik[1] (disingkat Buku-e atau ebook) atau buku digital adalah versi elektronik dari buku. Jika buku pada umumnya terdiri dari kumpulan kertas yang dapat berisikan teks atau gambar, maka buku elektronik berisikan informasi digital yang juga dapat berwujud teks, video atau gambar.
Dewasa ini buku elektronik diminati karena ukurannya yang kecil bila dibandingkan dengan buku, dan juga umumnya memiliki fitur pencarian, sehingga kata-kata dalam buku elektronik dapat dengan cepat dicari dan ditemukan. Terdapat berbagai format buku elektronik yang populer, antara lain adalah teks polos, pdf, jpeg, doc lit dan html. Masing-masing format memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan juga bergantung dari alat yang digunakan untuk membaca buku elektronik tersebut.

Namun kalau menurut Prakoso[2], jika dilihat lebih dalam, eBook adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis. eBook mampu mengintegrasikan tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang disajikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional. Setidaknya kelebihan inilah yang menjadikan eBook mulai digemari.  Lebih lanjut katanya, berdasarkan jenisnya eBook paling sederhana adalah yang sekedar memindahkan buku konvensional menjadi bentuk elektronik yang ditayangkan oleh komputer. Dengan teknologi ini, ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping cakra padat (compact disk) dengan kapasitas sekitar 700MB, DVD atau digital versatile disk (kapasitas 4,7 sampai 8,5 GB) maupun flashdisk (saat ini kapasitas yang tersedia sampai 32 GB).

Bentuk yang lebih kompleks dan memerlukan rancangan yang lebih cermat misalnya pada Microsoft Encarta dan Encyclopedia Britannica yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia. Format multimedia memungkinkan e-book menyediakan tidak saja informasi tertulis tetapi juga suara, gambar, movie dan unsur multimedia lainnya. Penjelasan tentang satu jenis musik misalnya, dapat disertai dengan cuplikan suara jenis musik tersebut sehingga pengguna dapat dengan jelas memahami apa yang dimaksud oleh penyaji.
Ada banyak pendapat para penggila baca buku, beberapa dari mereka mengakui memang eBook memiliki beberapa kekurangan. Terkadang sulit membaca ebook dikarenakan harus menggunakan alat bantu untuk membaca ebook. Meski kini sudah ada alat baca ebook yang sangat praktis, tetapi harganya masih cukup mahal untuk ukuran kemampuan orang Indonesia. Akan tetapi diluar hal tersebut, kadang kita merasa buku memang memiliki sensasi tersendiri saat kita membalik-balikan halamannya, setidaknya karena hal seperti itu sudah membudaya. Sejujurnya banyak para penulis juga setuju dengan hal tersebut. Ada rasa puas atau bahkan bangga saat kita memiliki dan membaca buku konvensional. Tetapi harus diakui bahwa  ebook memiliki hal-hal yang tidak bisa kita temukan dalam buku biasa dan memberikan manfaat jauh lebih besar dibandingkan buku. Di bawah ini coba kita perhatikan beberapa alasan utama kenapa kecenderungan banyak orang mulai beralih ke ebook :
Pertama, memiliki eBook membuat kita menghemat tempat dan waktu.     Buku jelas membutuhkan tempat untuk menyimpan koleksi buku-buku kita. Sudah itu baik ruangannya ataupun bukunya membutuhkan perawatan; padahal untuk merawat itu memerlukan ketekunan dan ketelatenan. Kalau tidak maka buku –buku kita  tersebut akan rusak. Belum lagi kalau ada yang hilang, maka tentu saja kita perlu lagi untuk membelinya. Sementara Ebook sama sekali tidak memerlukan perhatian yang seperti itu.
Kedua, jika kita termasuk pembaca yang suka menandai hal-hal yang penting dalam buku maka jelas buku akan terkesan penuh corat-coret; terleih lagi kalau tulisan kita jelek, maka buku kita tersebut akan sangat jelek kelihatannya.  Hal sama tidak berlaku pada Ebook , sebab dengan alat baca ebook tersebut kita  dapat menandainya sesuka kita terutama pada hal-hal penting di dalam ebook tanpa takut membuatnya jelek karena coretan.
Ketiga, buku membutuhkan kertas, dan kertas dibuat dari pohon. Anda bisa melihat perhitungan kebutuhan pohon untuk membuat buku.  Jika sebuah penerbit menjual satu juta copy dengan 250 halaman per copynya, maka untuk satu judul buku saja itu berarti diperlukan 12.000 pohon hanya untuk memproduksi satu judul buku saja[3].  Itu artinya penerbitan buku kalau tidak dikelola secara baik maka kita punya andil dalam perusakan lingkungan kita sendiri.
Keempat, dalam Ebook anda bisa menyetel pencahayaan, memperjelas atau memperburamnya pada saat anda membacanya. Misalnya jika Anda merasa ukuran huruf di dalam ebook terlalu kecil, maka alat baca ebook memungkinkan kita untuk megubah ukuran huruf dengan mudah. Sehingga tidak ada kendala karena ukuran huruf dan dapat membaca ebook kesayangan kita dengan cara sehat dan jelas.
Kelima, dengan alat baca ebook kita bisa berlangganan berbagai ebook, bahkan Koran atau majalah secara online. Jadi tidak perlu menunggu loper Koran mengantar ke rumah kita, tetapi sudah langsung ada di tempatnya saat waktunya sudah tiba dimanapun kita berada, selama jejaring online ada.
Keenam, kita tidak perlu repot-repot pergi ke took buku karena kita tinggal mendownload ebook secara online dari rumah. Hal ini menghemat waktu untuk belanja dan mencari-cari buku di rak-rak took buku. Meski harus diakui bahwa berbelanja buku itu sendiri sebenarnya juga sebagai sesuatu kegiatan yang menarik. Kecuali memang anda orang yang sibuk, yang tidak punya waktu untuk sekedar belanja saja.
Ketujuh, tidak akan pernah kehabisan stok. Karena ebook tersedia dalam bentuk digital dan tanpa batas, sehingga akan selalu tersedia sepanjang waktu dan tidak ada habisnya.
Kedelapan, ukuran dan capacity file  ebook memerlukan file kecil sehingga dengan  ebook yang kecil sekalipun bisa menampung ribuan ebook. Bayangkan bagaimana mudahnya dunia baca dan membaca karena cukup dengan membawa perangkat sebesar novel tetapi mampu menyimpan ribuan ebook. Lagi pula ebook tidak memerlukan lampu penerangan saat membaca ebook. Karena displaynya sudah mampu menerangi. Sehingga kita bisa menghemat energi listrik, disamping itu harganya juga jauh lebih murah bila dibandingkan dengan harga buku biasa. BERSAMBUNG







[2] Prakoso Bhairawa Putera, Peneliti Muda bidang Kebijakan dan Administrasi (Kebijakan Iptek) – LIPI

[3] Diambilkan dari informasi How to Go Green: Buku yang ditulis oleh Cindy Katz and Jennifer Wilkov

No comments:

Post a Comment