November 13, 2015

Rahasia Sukses Penulis Sukses, Sukses Belum Tentu Penulis Hebat

Rahasia Sukses Penulis Sukses, Penulis Sukses Belum Tentu Penulis Hebat


Untuk bisa menulis dengan baik, Anda perlu berlatih sebanyak dan sesering mungkin. Anda bisa memulainya dari mana saja. Bisa dari menulis di blog pribadi atau catatan buku harian. Yang penting lakukan hal itu dengan tekun dan konsisten dan jangan lupa anda perlu ilmu untuk menulis itu sendiri. Ibarat berlatih dalam pencak  silat anda harus menguasai terlebih dahulu jurus-jurus dasarnya. Tanpa jurus jurus dasar yang baik  anda hanya bagaikan berlatih bagai “kesurupan” saja.


Berikut Tips yang perlu anda pertimbangkan bila ingin jadi penulis hebat ;

Penulis hebat itu memang sudah punya bawaan atau bakat alami, ibarat seorang penyanyi dia sudah mempunyai suara yang bagus, suara yang memang enak di dengar. Jadi penulis yang hebat itu, memang sudah di desain dari SANANYA. Jadi kalaupun suatu saat anda berhasil jadi penulis hebat, itu artinya memang anda sudah punya dasar bawaan yang pas untuk jadi penulis hebat. Jadi kalau anda sebenarnya hanya orang biasa, anda tetap bisa jadi penulis sukses tetapi bukan penulis hebat.  Namun begitu jangan pernah kecewa. Sukses dan hebat itu sebenarnya relative, dan itu tidak ada defenisinya. Kalaupun ada, ya itu tadi defenisi itu juga relative dan hanya bahan kajian semata. Yang penting anda tetaplah berusaha untuk jadi penulis sukses. Dengan berbagai latihan dan Cara seperti :

#.1   Biasakan menulis sesuai irama dan kesenangan anda. Tetapi usahakanlah untuk menulis dengan ringkas, padat dan sekaligus menarik. Semakin sering Anda menulis, semakin terampil Anda menggunakan kata atau kalimat yang relevan saja. Tidak ada kata-kata yang tersaji tanpa arti. Satu kata akan menambah makna tulisan Anda. Ini bukan sekedar menambah jumlah halaman.

#.2   Menulis Mengikuti ritme emosi anda.  Karena itu menulis sebaiknya tidak dilakukan sambil mengedit. Itu dua tahap yang sebaiknya dilakukan terpisah. Menulis ya menulis saja. Kemudian kalau mau mengoreksi ya nanti setelah beberapa waktu kemudian. Sukur kalau bisa sehari atau lebih kemudian. Cobalah…nanti anda akan tahu sendiri maknanya.

#.3   Berpikirlah detail dan menulislah dalam paragraph demi paragraph. Ibarat buat rumah, anda harus melihatnya dari detail yang berbeda tetapi saling berhubungan. Karena itu bagilah tulisan anda dalam beberapa paragraf pendek. Idealnya dan usahakan, agar dalam satu paragraf itu mengungkapkan satu ide pikiran. Pecah-pecahlah panjang dan struktur kalimat Anda sedemikian rupa agar tidak membosankan pembaca. Kalimat-kalimat yang runtut dan tidak berbelit-belit akan memberi kenyamanan pembaca tulisan Anda.

#.4  Tahu Apa Yang Anda Mau Tulis. Karena itu menulis harus dengan jelas idenya, tujuan dan maksudnya.  Kalau anda tahu apa yang akan anda tulis. Itu artinya logika anda tidak mengawang atau melebar tanpa relevansi dengan topik yag dibicarakan. Seloroh dan gojek bisa saja. Tapi ingat pembaca akan kesal setengah mati saat melihat tulisan anda disesatkan atau terjebak dengan bacaan yang tidak jelas isinya. Ingatlah bahwa pembaca tidak selalu punya banyak waktu.  Jadi jangan lupa, menulislah dengan pesan yang kuat. Ini bisa dilakukan bila Anda menuliskan tulisan berdasarkan ide pokok kuat dan yang jelas.

#.5   Pergunakan bahasa yang enak dan komunikatif. Caranya?  Menulislah seakan anda sedang berbicara dengan sahabat yang anda senangi– alami dan tanpa berpretensi sok tahu, apalagi dibumbui dengan memakai bahasa asing atau berbau  ilmiah. Makin sederhana tulisan anda, maka mekin enak untuk dibaca. Tapi bilamana memang memerlukan referensi, maka pakailah yang sudah umum.

#.6   Tunjukkan pembaca Anda tentang sesuatu, baru kemudian  ceritrakan masalahnya.  Dalam tulisan non-fiksi, ini bisa dilakukan dengan menulis hal-hal secara spesifik, tidak mengambang atau abstrak. Untuk itu biasakan memakai kalimat-kalimat pendek dalam tulisan anda. Itu sebabnya kalimat pendek penting. Dan ingat menyajikan fakta lebih disarankan daripada anda berceritra tentang sesuatu yang anda sendiri tidak tahu maknanya apalagi dengan kalimat-kalaimat  panjang berbelit dengan pokok ide yang kabur.

Maih ada banyak lagi Tips untuk jadi penulis sukses, tapi nantilah kita sambung lagi.


No comments:

Post a Comment